Tips mengatasi Printer yang “bandel” ketika mencetak
03 Jul 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
![]()
Bagi kita yang sering mencetak dokumen atau apa saja dengan printer, terkadang mengalami masalah membandel-nya proses mencetak. Ketika mencetak beberapa dokumen, kemudian dokumen pertama gagal (error) biasanya printer berhenti mencetak, antrian data tidak mau dihapus dan kadang komputer harus di restart untuk memulai mencetak lagi.
Dengan program kecil dan gratis, Stalled Printer Repair, kita bisa mengatasi hal tersebut dengan mudah.
Proses mencetak ke printer bisa terhenti karena berbagai sebab, seperti data yang rusak ketika dikirim ke printer atau proses printing yang tidak lengkap di kirim aplikasi tetapi tidak bisa di hapus. Sehingga daftar antrian cetak berikutnya tidak akan bisa dijalankan. Hal ini biasanya di kenal dengan istilah Stalled/Stuck Print Job.
Dengan Stalled Printer Repair, kita bisa menghapus semua daftar antrian di printer, kemudian mengulangi proses printing tanpa harus restart komputer. Beberapa fitur aplikasi ini antara lain:
* Mendeteksi adanya Stalled Print Jobs
* Menghapus semua daftar antrian yang tidak bisa di print.
* Aplikasi bersifat portable, tidak perlu di install dan tidak menulis di registry
Stalled Printer Repair ( 346 KB). Cara penggunaannya sangat mudah. Setelah download, buka zip kemudian jalankan programnya. Jika ada Antrian di print maka akan ditampilkan seperti gambar di atas. Kemudian jika ingin menghapus semua antrian tersebut, klik Purge Print Jobs. Selanjutnya kita bisa mengulagi proses printing.
Download StalledPrinterRepair.zip
Menghapus “Stalled Print Jobs” secara manual
Selain dengan program di atas, kita bisa menghapus daftar antrian yang tidak bisa di cetak (print) dengan cara manual sebagai berikut :
1. Buka Control Panel > Administrative tools> Service
2. Cari “service” yang namanya Print Spooler kemudian klik kanan dan pilih Stop. Jangan ditutup dulu window Service
3. Buka folder Windows sistem, biasanya di C:\WINDOWS\system32\spool\PRINTERS
4. Hapus semua file yang ada di folder tersebut. File basanya dengan ekstensi *.spl dan *.shd
5. Setelah semua dihapus, seperti langkah no 2, tetapi klik kanan Print Spooler dan pilih Start
6. Ulangi proses printing dokumen
Selain dengan dua cara diatas, satu lagi dengan file batch file. Download Printer.bat (249 bytes), kemudian jalankan langsung. File ini berisi perintah MS-DOS (command prompt) untuk menjalankan penghapusan antrian printer seperti langkah manual diatas.
Selamatkan file dengan Data Recovery Wizard Free Edition
03 Jul 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
Kehilangan file atau data penting di komputer baik terhapus, terformat, partisi gagal, virus dan sebagainya, kadang bisa membuat kita pusing. Meskipun sudah banyak software untuk menyelamatkan (recovery) data, tetapi tidak semua mempunyai fitur yang pas. Belum lama ini, Easeus (yang di kenal membuat software partisi) kembali merilis software gratis untuk recovery data.
Software yang bernama Data Recovery Wizard Free Edition ini mengusung berbagai fitur recovery data.
Bagi yang pernah membagi (mempartisi) hardisk, mungkin tidak asing dengan software Easeus Partition Master, software untuk mengatur partisi hardisk sekelas Partition Magic yang bisa didapatkan secara gratis. Software recovery data ini juga dibuat oleh Easeus. Sebelumnya Easeus Data Recovery Wizard hanya tersedia untuk versi berbayar, tetapi kini Easeus merilis juga versi Gratis. Meskipun ada keterbatasan, tetapi versi gratis ini mempunyai kemampuan/fitur yang sama dengan versi berbayar.
Fitur-fitur Data Recovery Wizard Free Edition
Untuk ukuran sebuah software gratis, Data Recovery Wizard Free Edition memang mempunyai fitur yang melimpah, bahkan sebanding dengan software berbayar lainnya. Berikut beberapa fitur-fitur pentingnya :
* Recovery file yang terhapus, baik ketika menghapus dengan Shit+Delete atau setelah empty recycle bin
* Recovery lengkap, baik setelah partisi di format, dari RAW partition dan disk yang rusak (corrupt) akibat partisi sehingga muncul tulisan “Disk is not formatted”
* Recovery Partisi, seperti ketika proses partisi mengalami error, partisi yang terhapus, lost partition karena aplikasi atau sistem error
* Mendukung format file sistem FAT (12/16/32), NTFS, NTFS5 juga EXT2/EXT3.
* Membuat disk/partition image untuk recovery data
* Resume hasil scan terakhir
* Bisa menjadi bootable media dengan WinPE
* Fitur pecarian data setelah proses scanning
* Bisa digunakan untuk menyelamatkan data dari berbagai media, seperti : IDE HDD, SATA HDD, SCSI HDD, FireWire HDD, USB HDD, External HDD, Hardware RAID, Floppy drive, USB flash drive (flashdisk), Compact flash card, Secure Digital card, Memory card/Memory stick, Micro card, Zip drive maupun IPod
* Dapat di install di Windows 2000/XP/2003/Vista serta Windows Server 2008 dan Windows 7
Penggunaan
Penggunaan software ini untuk menyelamatkan data (recovery data) cukup mudah. Setelah di install, jalankan Data Recovery Wizard. Setelah tampil, dibagian atas akan terlihat batasan berapa maksimal data yang bisa diselamatkan (awalnya adalah 1 GB = 1024 MB). Ada 3 pilihan recovery yang bisa kita gunakan, yang ditandai dengan icon atau gambar yang berbeda. Berikut penjelasannya.
1. Deleted File Recovery, pilih ini untuk menyelamatkan data yang terhapus melalui tombol delete, shift+delete atau setelah hilang dari Recycle Bin
2. Complete Recovery, pilih jika ingin menyelamatkan data dari hal-hal seperti berikut :
* Data hilang ketika mem-format hardisk
* Hardisk hanya menampilkan format RAW atau ketika Windows sering menampilkan pesan seperti “Do you want to format this drive?”
* Kehilangan data ketika komputer tiba-tiba mati, serangan virus, software bermasalah dan lainnya
3. Partition Recovery, gunakan menu ini untuk menyelamatkan partisi yang terhapus, partisi hilang ketika proses format dan sejenisnya
Keterbatasan
Satu hal penting yang membedakan antara versi gratis dan berbayar adalah jumlah data yang bisa di recovery terbatas maksimal 1 GB untuk sekali recovery. Meskipun software sudah di uninstall, dan di install ulang, sisa recovery yang tersisa akan sama seperti sebelumnya ketika masih digunakan. (meskipun dengan trik khusus kita bisa mereset jumlah ini agar tetap 1 GB terus, tanpa perlu install ulang)
Salah satu tips ketika akan recovery data adalah usahakan jangan menginstall program ini di drive yang akan di recovery. Kemudian menghadapi keterbatasan data yang bisa di recovery sebesar 1 GB ini, maka pastikan mengutamakan recovery data-data penting terlebih dahulu, dan file yang tidak begitu penting dan ukurannya besar di abaikan saja.
Informasi selengkapnya bisa melihat Data Recovery Wizard Free Edition
Download Data Recovery Wizard Free Edition ( 3.59 MB)
Hello world!
10 Agu 2009 2 Komentar
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!